Carladavisdesigns – Lupakan tiket Olimpiade, mari fokus ke Piala RGO303 Dunia 2026

Carladavisdesigns -​Menghadapi Guinea yang nyatanya tidak lebih baik dari tim- tim Asia yang menaklukkan Indonesia RGO303 dalam Piala Asia U23 2024, Timnas Indonesia U23 tampak gagah berani nan haram berserah, biarpun gawang mereka telah dibobol rival semenjak menit ke- 29.

Daya mereka berat sebelah sebab beberapa pemeran harapan bolos, tercantum Justin Hubner serta kapten regu Rizky Ridho yang terserang pantangan main dampak kartu merah pada lawa semifinal Piala Asia U23 2024 melawan Uzbekistan.

Jika pemain- pemain itu tampak dalam perlombaan playoff untuk memperebutkan satu tempat tertinggal buat menjajaki Olimpiade Paris 2024 itu, bisa jadi narasi Garuda Belia hendak lain.

Mereka juga kandas membawakan sepak bola Indonesia tampak balik dalam Olimpiade semenjak Olimpiade 1956 di Melbourne. Namun Garuda Belia sudah membagikan acuan serta menikamkan pilar buat tampak dalam pertandingan tingkat atas. 2 ataupun 4 tahun ini mereka dapat jadi yang jauh lebih kokoh.

Di atas itu seluruh, menggapai semifinal Piala Asia U23 dalam peluang awal menjajaki invitasi itu merupakan pengalaman sangat jarang yang cuma tim- tim besar yang dapat melaksanakannya.

Apalagi Uzbekistan juga terkini tahun ini lulus Olimpiade, sementara itu regu Asia Tengah itu merupakan pemenang Piala Asia U23 pada 2018, tingkatan keempat 2020 serta runner up 2022. Terkini tahun ini mereka dapat merasakan suasana Olimpiade sehabis jadi runner up 2024.

Dari Uzbekistan kita memperoleh pelajaran kalau butuh cara yang dapat menyantap durasi lama supaya dapat hingga dalam ajang- ajang besar semacam Olimpiade.

Apalagi Uzbekistan tidak langsung menggapai sesi berarti pertandingan dalam peluang pertamanya menjajaki Piala Asia U23, tidak semacam dicoba Garuda Belia pada 2024.

Uzbekistan harus terlebih dulu lewat 2 kekalahan pada 2013 serta 2016, saat sebelum dapat melampaui tahap tim Piala Asia U23 pada 2018, yang kesimpulannya mereka juarai.

Apa yang dirasakan Indonesia dikala ini pula sempat dirasakan Uzbekistan pada 2020 kala mereka kandas menjajaki Olimpiade Tokyo 2020, walaupun masuk 4 besar Piala Asia U23 tetapi tidak jadi tingkatan ketiga invitasi itu.

Melampaui ekspektasi

Ekspedisi Garuda Belia sendiri lebih istimewa lagi. Melampaui ekspektasi seluruh orang dengan menggapai semifinal Piala Asia U23, Witan Sulaeman serta kawan- kawan seketika membahu bobot berat buat jadi regu sepak bola Indonesia awal semenjak 1956 yang berkompetisi dalam arena Olimpiade.

Sementara itu mereka merupakan debutan dengan skuad yang diisi para pemeran dengan pada umumnya umur sangat belia kedua sehabis Vietnam dalam Piala Asia U23 2024.

Oleh sebab itu, walaupun mereka tertantang mengulangi pendahulunya pada 1956, bobot mereka sangat berat, kala lulus ke semifinal Piala Asia U23 juga sesungguhnya telah ialah pendapatan memiliki serta luar biasa.

Metode mereka takluk dari Uzbekistan pada semifinal Piala Asia U23, Irak dalam link rgo303 peperangan perampasan tempat ketiga, serta Guine pada playoff karcis Olimpiade Paris juga, sangat membanggakan serta elok.

Mereka berkelahi penuh pahlawan serta yakin diri. Tidak terdapat momen yang membuat agama mereka ambruk walaupun gawang telah dijebol rival.

Kebalikannya, mereka berkelahi heroik hingga rival kesusahan menghasilkan berhasil, apalagi Guinea wajib mengantungkan pada suatu denda supaya dapat memenangkan peperangan playoff Kamis malam kemudian itu.

Sepanjang Piala Asia U23 Garuda Belia tidak sempat kecolongan lebih dari 2 berhasil, serta menghasilkan 8 berhasil ke gawang 4 dari 6 regu yang mereka hadapi sepanjang invitasi itu. Sewaktu melawan Irak serta Guinea, Indonesia U23 justru jadi regu yang lebih memahami kemudian rute bola.

Buat itu, dari apa yang mereka lalui sepanjang Piala Asia U23 2024 serta playoff melawan Guinea itu, nyata terdapat kenaikan besar dalam regu sepak bola nasional kita.

Salah satu tiang di balik kenaikan besar itu merupakan strategi instruktur Shin Tae- yong serta PSSI dalam mengaitkan pemain- pemain generasi Indonesia yang main di luar negara yang dinaturalisasi dalam cara yang tidak sesaat.

Program ini teruji sukses meningkatkan penampilan timnas, tercantum meningkatkan tingkatan FIFA Indonesia yang saat ini telah mendahului Malaysia serta bertambah mendekati tingkatan Vietnam dan Thailand.

Anda mungkin juga suka...

Artikel Populer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *